Minggu, 22 Februari 2009

PROFIL THE GAZETTE


Ruki

Ruki is the GazettE's vocalist & main lyrics writer.

# Real name: Matsumoto Takanori
# Blood Type: B
# Birth Date: February 1, 1982
# Piercings: 5 on the right ear
# Height: 162 cm
# Foot size: 25.5 cm
# Ring size: Middle finger - 17
# Place of birth: Kanagawa Prefecture (Kantou, southern Japan)
# Family: Parents, older brother
# Tobacco: American Spirit
# Cologne: Bvlgari
# Favorite Color: Gold, purple, red, black, silver
# Favorite Drink: Child Iwai Apple
# Disliked Food: Green pepper, beans
# Hobby: Rental, Shopping


Uruha

Uruha is the lead guitarist of the Visual-Kei band the GazettE. His guitar can be heard through the right speaker.

# Real name: Takashima Kouyou
# Birthday: June 9th, 1981
# Birthplace: Kanagawa Prefecture, Japan
# Blood Type: O
# Height: 177cm (69.7 in)
# Weight: 61.8kg (136 lbs)
# Shoe size: 27.5
# Ring size: 19
# Colors: purple, grey
# Hobbies: billiard, pachinko, bowling, soccer
# Equipment: guitars - ESP customs and currently has 2 signature models("POTBELLY" and U-01"HELLION".), Alvarez-Yairi custom acoustic guitar. amp - Mesa Boogie Dual Rectifier, Fender Twin Reverb. effects - tg electronics G-system, Digitech Whammy.
# Favorite Dorama: Furikaereba Yatsu ga Iru
# Favorite Food: Mentai Korokke Bento
# Disliked Food: Blue cheese
# Favorite Drinks: Smirnoff, MOET & CHANDON

Aoi

Aoi is the second guitarist of the GazettE. Aoi's guitar can be heard through the left speaker.

# Real name: Shiroyama Yuu
# Birthday: January 20th, 1979
# Birthplace: Mie, Japan
# Blood Type: A
# Height: 171cm (5' 7")
# Weight: 55kg (121 lbs)
# Colors: white, black
# Hobbies: Composing, Guitar solos, Marumen
# Favorite Food: food made with a lot of love
# Disliked Food: none
# Favorite Drinks: Asahi Super Dry Coffee



Reita

Reita is the GazettE's bassist. His trademark is the nose strap.

# Real Name: Suzuki Akira
# Birthday: May 27, 1981
# Birthplace: Kanagawa Prefecture, Japan
# Blood Type: A
# Height: 172cm (5'7")
# Weight: 55kg (121lbs)
# Colors: Purple, white, black
# Hobbies: Watching movies (like Face Off)
# Favorite Dorama: Tokyo Love Story
# Favorite Manga: Initial D
# Favorite movie: Face Off
# Favorite Food: Spaghetti, Kit-Kat
# Favorite Drinks: Lifeguard
# Disliked food: Vegetables, sweet stuff (except for pudding and cake), Kai's cooking

Rabu, 18 Februari 2009

COBALAH KAU MENGERTI J-ROCK


intro] C Am Dm G
Em Am Dm G

C Am
sudah ku katakan berulang kali
Dm G
Em A
tapi mengapa kau tak mau mengerti
Dm G
dan slalu saja kau berkeras hati

C Am
waktu bersama kau cerita tentangnya
Dm G
aku sama sekali tak berburuk sangka
Em A
karna kau bilang dia hanya teman saja
Dm G
tapi lama-lama ku jadi curiga

[reff]
F
cobalah kau mengerti cobalah kau mengerti
Em D#
bahwa hati ini
Dm G
telah mengetahui telah mengetahui
C
dia ingin memilikimu
F
dengarkanlah diriku dengarkanlah diriku
Em A
wahai kekasihku
Dm G C
karna ku tak mau kehilangan dirimu


[int] A...
D Bm Em A F#m B Em A 2x D

[reff setelah interlude]
G
cobalah kau mengerti cobalah kau mengerti
F#m F
bahwa hati ini
Em A
telah mengetahui telah mengetahui
D
dia ingin memilikimu
G
dengarkanlah diriku dengarkanlah diriku wahai kekasihku
Em A
kau sangka aku cemburu
F#m B
tapi itu memang hakku
Em A
karna kau adalah kekasihku

[ending] D Bm G A 2x D7




BERHARAP KAU KEMBALI J-ROCK


C# C/C# Bbm
Saat kubuka buku yang tlah berdebu
D#
Tentang semua masa lalu
G# F#
Didalam hidupku
Fm Bb7 D#m G#
Kutemukan potret dirimu…kekasihku

*
C# C/C# Bbm
Kuterbayang semua tawa dan candamu
D#m G# F#
Saat kita masih bersama jalin ikatan cinta
Fm Bb7 D#m
Kini…kau tak disisiku lagi
G#
Kau tlah pergi

Reff 1 :
C# Ddim D#m
Hampa…rasa…karena…
G# F#
Tanpa cintamu lagi
Fm Bb7 D#m
Mengapa ini harus terjadi
G#
Kini Sendiri

Back To : *, Reff 1

Reff 2:
C# Ddim D#m G# F#
Andaikan kubisa memilikimu lagi
Fm Bb7 D#m
Takkan kubiarkan kau pergi
G#
Tuk kedua kali

F# G# F# Fm
Sulitku untuk melupakanmu
Bb7 D#m
Karna hanyalah wajahmu
G# C#M7 C#7
Yang slalu terbayang olehku setiap waktu
F# G# F# Fm
Meskipun kita tlah terpisah
Bb7 D#m G#
Ku masih berharap kau kembali
Fm - Bb7 - D#m - G# - C#M7
Dipelukku….uuuuuuuuu



KEKASIH YANG TAK DIANGGAP - KERTAS BAND



Intro : Bm Em A Dm F#
Bm Em
aku mentari tapi tak menghangatkanmu
A Dm F#
aku pelangi tak memberi warna di hidupmu
Bm Em
aku sang bulan tak menerangi malammu
A Dm F#
aku lah bintang yg hilang ditelan kegelapan

G G# A
selalu itu yg kau ucapkan padaku

reff:
D
sebagai kekasih yang tak dianggap
C#m Bm
aku hanya bisa mencoba mengalah
A G F# G A
menahan setiap amarah

Bm E
aku sang bulan tak menerangi malammu
A Dm F#
aku lah bintang yang hilang ditelan kegelapan

repeat reff

D
sebagai kekasih yang tak dianggap
C#m Bm
aku hanya bisa mencoba bersabar
A G A
ku yakin kau kan berubah

Solo : Bm Em A Dm G C#m F#m
C#m A G#m F#m Bm

E
sebagai kekasih yang tak dianggap
D#m C#m
aku hanya bisa mencoba mengalah
B A B
menahan setiap amarah

E
sebagai kekasih yang tak dianggap
D#m C#m
aku hanya bisa mencoba bersabar
B A B
ku yakin kau kan berubah

Ending : C#m

Sabtu, 07 Februari 2009


CASSIS LYRICS by GAZETTE


Zuttokurikaeshiteta zuttokanashimasete bakaridatta
Kittoanatasaemo kizutsukete boku wa ugokenumama
Anatani furerukotoga naze konnani kurushiinodesuka?

Kitto onaji koto wo kurikaeshite anata wo ushinatteshimaunoga kowakattakara

Yorisoukotode nuguoutoshita wasurekirenakattahi wo
Anata wa nanimo kikazuni konote wo nigittekuretane

Ashita anatano kimochi ga hanaretemo
Kitto kawarazuni aishiteiru
Ashita anatani boku ga mienakutemo
Kitto kawarazu aishiteiru。
I will walk together, the future not promised
It keeps walking together, to future in which you are...


Tsuraikotosae wasurerukurai
Anata wo omotteiru
Aenaiyoru wo kazoerutabini
Kogarerumune
Kakechigai no sabishisatsunoru douka hitorikiridenakanaide
Donnani hanareteitemo shinjiaeru futarideiyou

Douka konomama warateitai
Anata wo kizutsukesasenaide
Toki ga tatsutabi usureteitta
Annaomoi kurikaeshitakunai
Ashita anatano kimochiga hanaretemo
Kitto kawarazu aishiteiru
Ahita anatani bokuga mienakutemo
Kitto kawarazu aishiteiru
Douka bokudake wo mitsumeteite
Douka konotega tokenuyou

I will walk together, the future not promised
It keeps walking together, to future in which you are...


CHIZURU LYRICS by GAZETTE


Anata no tegami ni wa yome nai ji dake
Atte sono kuchi kara kikasete hoshii

Narenai shiro wa nigate toiki sae hibiku
Sora no iro sae shiretara sukuwareru noni
Umaku dekinu kokyuu mo itsuka wasuretai
Sou negaeru tsuyo sa mo hikanabi sou de

'Utsu fuse no asu' utaeba toge o tsutau suimin
karada ni karamaserareta Restraint
Even the mind seems to sleep
Hoho ni fureta netsu wa totemo natsukashiku yasashii
Mourou no hazama de mita kage danshoku no yume

Anata ni utsuru watashi no me ga
Anata o miushinau hi ga kite mo
Kono me ni yakitsuite kureteiru
Komorebi no hibi to anata wa
Tsurete ikanaide

Nijimu shiro ga yureru
Kotoba mo wasure sou
Namida wa nagare te doko e yuku no
Watashi no namae o yonde
Kudakeru kurai daite
Kore ijou ushinau no wa kowai

Anata wa doko de watashi no koto utatteiru no
Mimi o sumashite mo hibiku no wa fuantei na kodou
Even the mind seems to sleep
Hoho ni nokotteta hazu no netsu ga omoidasenai
Mourou no hazama de mita no ha kanshoku no genjitsu

Senba no totemo chiisana Anata no negai ni yorisotte
Egao mo kaesezu ni tada Toiki o kazoeteita kioku no saigo ni ?
Anata no koe ga kikoete Subete o nakushita asa
'hitotsu ni narenu futari'



GUREN by GAZETTE


Gomen ne, ato sukoshi anata no namae to nemurasete

Yorisotta sugi shinichi wa itami wo yorokobi ai
Ryoute ni utsushidasu anata wo omoi naiteiru
Soko ni furu kanashimi ha shiranai mama de ii yo
Ansoku ni furue wo oboeta taguri yume wa nani wo miru

Usure naide anata yo wazuka na toiki wo kikasete hoshii
Chiisana kodou de naku anata yo koko made oide
Kawaranai yume ni tsuduki ga aru nara douka togireruzuni
Koufuku to yobe nakutemo oborete kasanaru hibi wo

Usure naide anata yo wazuka na toiki wo kikasete hoshii
Chiisana kodou de naku anata yo koko made oide
Sukui no te sae mo aimai de byou kizami no mayu wa
Ito wo chigirezuni haru ni naru

Usure naide anata yo wazuka na toiki de kiitete hoshii
Chiisana kodou no ne ni kasure nu inori yo todoke
Yobenu namae wo daite yubiori kazoeru asu wa kienai
Mimi wo fusagi kiiteta yurikago yureru oto

Torimodose nu haru ni guren no hana ga saku

KOBE Siiiiiippppp!!!!!!


KOBE adalah Finalis dan juga peraih The Best Perfomance pada Festival Rock Se Indonesia Ke X/2004 di Surabaya, kini meluncurkan album Pertama yang di beri judul " Positive Thinking ". Setelah sebelumnya tahun 2005 merilis single lagu " Rock Show " di Album Kompilasi 10 Finalis Djarum Super Rock Festival X.

KOBE berasal dari kota Sidoarjo Jawa Timur digawangi 7 orang personil yang di dukung duo Vocalist Ceko & Sanche, Helmi (Guitar), Pay (Guitar), Hidayat (Bass) dan Idham sang Drummer & percussion serta Randy sebagai DJ & sampler.

Cinta Ga Punya Mata
oleh: Kobe



Bila kita sudah terjerat dalam asmara
Pasti kita akan bisa rubah segalanya
Tapi jangan sampai terlena dibuatnya
Awas nanti kamu bisa salah arah

*
Memang cinta bikin gila
Tapi kadang membuat kita ketawa
Memang cinta bikin gila
Tapi kadang sering banyak enaknya

**
Memanglah cinta tak punya mata
Bisa menyerang siapa saja
Jangan kau suka bermain cinta
Kalau tak bisa untuk setia

Bukannya kita tak boleh untuk jatuh cinta
Tapi kita harus tahu arti tentang cinta
Karna itu bisa datang dengan sendirinya
Maka jangan pernah takut bermain cinta

Kembali Ke *, **


******************************************************

Positive Thinking
oleh: Kobe



Sakit memang ditinggal sang kekasih
Tapi kamu harus terima kenyataan
Tetap tenang, positive thinking
Anggap saja dia bukan jodohmu

Hey
Jangan melamun
Gak ada gunanya
Gak akan mengubah keadaan

Awas...
Kamu kesurupan
Kemasukan setan
Nanti lupa diri
Jadi tambah edan

Jangan nyerah gitu dong
Coba cari yang lain
Di bumi ini gak cuma dia seorang
Masih banyak kok yang bisa
Lebih baik dan mengerti
Terima kamu apa adanya

Sakit hati bukan berarti pasrah
Pasti semua kan ada hikmahnya
Berusaha terus berdoa
Anggap saja dia bukan jodohmu

Back to Reff

Selasa, 03 Februari 2009

PENYAKIT MATA GLUKOMA

Penyebab kebutaan No. 2 di dunia


Mendengar kabar saudara saya yang terkena sakit mata glukoma, saya merasa sedih. Sakit yang dideritanya sejak umur 3 tahun (sekarang berumur 14 tahun) membuatnya kehilangan penglihatan. Menurut dokter dia harus dioperasi tetapi itupun tidak akan mengubah keadaannya yang sekarang. Berikut ini adalah sedikit hal tentang Glukoma.

A. DEFINISI
Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata, penggaungan papil saraf optik dengan defek lapang pandangan mata.(Sidarta Ilyas,2000).
Galukoma adalah sekelompok kelainan mata yang ditandai dengan peningkatan tekanan intraokuler.( Long Barbara, 1996)


B. ETIOLOGI
Penyakit yang ditandai dengan peninggian tekanan intraokuler ini disebabkan oleh :
- Bertambahnya produksi cairan mata oleh badan ciliary
- Berkurangnya pengeluaran cairan mata di daerah sudut bilik mata atau di celah pupil


C. KLASIFIKASI
1. Glaukoma primer
- Glaukoma sudut terbuka
Merupakan sebagian besar dari glaukoma ( 90-95% ) , yang meliputi kedua mata. Timbulnya kejadian dan kelainan berkembang secara lambat. Disebut sudut terbuka karena humor aqueousmempunyai pintu terbuka ke jaringan trabekular. Pengaliran dihambat oleh perubahan degeneratif jaringan rabekular, saluran schleem, dan saluran yg berdekatan. Perubahan saraf optik juga dapat terjadi. Gejala awal biasanya tidak ada, kelainan diagnose dengan peningkatan TIO dan sudut ruang anterior normal. Peningkatan tekanan dapat dihubungkan dengan nyeri mata yang timbul.
- Glaukoma sudut tertutup(sudut sempit)
Disebut sudut tertutup karena ruang anterior secara anatomis menyempit sehingga iris terdorong ke depan, menempel ke jaringan trabekular dan menghambat humor aqueous mengalir ke saluran schlemm. Pergerakan iris ke depan dapat karena peningkatan tekanan vitreus, penambahan cairan di ruang posterior atau lensa yang mengeras karena usia tua. Gejala yang timbul dari penutupan yang tiba- tiba dan meningkatnya TIO, dapat berupa nyeri mata yang berat, penglihatan yang kabur dan terlihat hal. Penempelan iris menyebabkan dilatasi pupil, bila tidak segera ditangani akan terjadi kebutaan dan nyeri yang hebat.
2. Glaukoma sekunder
Dapat terjadi dari peradangan mata , perubahan pembuluh darah dan trauma . Dapat mirip dengan sudut terbuka atau tertutup tergantung pada penyebab.
- Perubahan lensa
- Kelainan uvea
- Trauma
- bedah
3. Glaukoma kongenital
- Primer atau infantil
- Menyertai kelainan kongenital lainnya
4. Glaukoma absolut
Merupakan stadium akhir glaukoma ( sempit/ terbuka) dimana sudah terjadi kebutaan total akibat tekanan bola mata memberikan gangguan fungsi lanjut .Pada glaukoma absolut kornea terlihat keruh, bilik mata dangkal, papil atrofi dengan eksvasi glaukomatosa, mata keras seperti batu dan dengan rasa sakit.sering mata dengan buta ini mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah sehingga menimbulkan penyulit berupa neovaskulisasi pada iris, keadaan ini memberikan rasa sakit sekali akibat timbulnya glaukoma hemoragik.
Pengobatan glaukoma absolut dapat dengan memberikan sinar beta pada badan siliar, alkohol retrobulber atau melakukan pengangkatan bola mata karena mata telah tidak berfungsi dan memberikan rasa sakit.

Berdasarkan lamanya :
1. GLAUKOMA AKUT
a. Definisi
Glaukoma akut adalah penyakit mata yang disebabkan oleh tekanan intraokuler yang meningkat mendadak sangat tinggi.
b. Etiologi
Dapat terjadi primer, yaitu timbul pada mata yang memiliki bakat bawaan berupa sudut bilik mata depan yang sempit pada kedua mata, atau secara sekunder sebagai akibat penyakit mata lain. Yang paling banyak dijumpai adalah bentuk primer, menyerang pasien usia 40 tahun atau lebih.

c. Faktor Predisposisi
Pada bentuk primer, faktor predisposisinya berupa pemakaian obat-obatan midriatik, berdiam lama di tempat gelap, dan gangguan emosional. Bentuk sekunder sering disebabkan hifema, luksasi/subluksasi lensa, katarak intumesen atau katarak hipermatur, uveitis dengan suklusio/oklusio pupil dan iris bombe, atau pasca pembedahan intraokuler.
d. Manifestasi klinik
1). Mata terasa sangat sakit. Rasa sakit ini mengenai sekitar mata dan daerah belakang kepala .
2). Akibat rasa sakit yang berat terdapat gejala gastrointestinal berupa mual dan muntah , kadang-kadang dapat mengaburkan gejala glaukoma akut.
3). Tajam penglihatan sangat menurun.
4). Terdapat halo atau pelangi di sekitar lampu yang dilihat.
5). Konjungtiva bulbi kemotik atau edema dengan injeksi siliar.
6). Edema kornea berat sehingga kornea terlihat keruh.
7). Bilik mata depan sangat dangkal dengan efek tyndal yang positif, akibat timbulnya reaksi radang uvea.
8). Pupil lebar dengan reaksi terhadap sinar yang lambat.
9). Pemeriksaan funduskopi sukar dilakukan karena terdapat kekeruhan media penglihatan.
10). Tekanan bola mata sangat tinggi.
11). Tekanan bola mata antara dua serangan dapat sangat normal.
e. Pemeriksaan Penunjang
Pengukuran dengan tonometri Schiotz menunjukkan peningkatan tekanan.
Perimetri, Gonioskopi, dan Tonografi dilakukan setelah edema kornea menghilang.
f. Penatalaksanaan
Penderita dirawat dan dipersiapkan untuk operasi. Dievaluasi tekanan intraokuler (TIO) dan keadaan mata. Bila TIO tetap tidak turun, lakukan operasi segera. Sebelumnya berikan infus manitol 20% 300-500 ml, 60 tetes/menit. Jenis operasi, iridektomi atau filtrasi, ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaab gonoskopi setelah pengobatan medikamentosa.

2. GLAUKOMA KRONIK
a. Definisi
Glaukoma kronik adalah penyakit mata dengan gejala peningkatan tekanan bola mata sehingga terjadi kerusakan anatomi dan fungsi mata yang permanen.
b. Etiologi
Keturunan dalam keluarga, diabetes melitus, arteriosklerosis, pemakaian kortikosteroid jangka panjang, miopia tinggi dan progresif.
c. Manifestasi klinik
Gejala-gejala terjadi akibat peningkatan tekanan bola mata. Penyakit berkembang secara lambat namun pasti. Penampilan bola mata seperti normal dan sebagian tidak mempunyai keluhan pada stadium dini. Pada stadium lanjut keluhannya berupa pasien sering menabrak karena pandangan gelap, lebih kabur, lapang pandang sempit, hingga kebutaan permanen.
d. Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan tekanan bola mata dengan palpasi dan tonometri menunjukkan peningkatan. Nilai dianggap abnormal 21-25 mmHg dan dianggap patologik diatas 25 mmHg.
Pada funduskopi ditemukan cekungan papil menjadi lebih lebar dan dalam, dinding cekungan bergaung, warna memucat, dan terdapat perdarahan papil. Pemeriksaan lapang pandang menunjukkan lapang pandang menyempit, depresi bagian nasal, tangga Ronne, atau skotoma busur.
e. Penatalaksanaan
Pasien diminta datang teratur 6 bulan sekali, dinilai tekanan bola mata dan lapang pandang. Bila lapang pandang semakin memburuk,meskipun hasil pengukuran tekanan bola mata dalam batas normal, terapi ditingkatkan. Dianjurkan berolahraga dan minum harus sedikit-sedikit.




E. ASUHAN KEPERAWATAN

1). Pengkajian

a)Aktivitas / Istirahat :

Perubahan aktivitas biasanya / hobi sehubungan dengan gangguan penglihatan.

b) Makanan / Cairan :
Mual, muntah (glaukoma akut)


c) Neurosensori :
Gangguan penglihatan (kabur/tidak jelas), sinar terang menyebabkan silau dengan kehilangan bertahap penglihatan perifer, kesulitan memfokuskan kerja dengan dekat/merasa di ruang gelap (katarak).
Penglihatan berawan/kabur, tampak lingkaran cahaya/pelangi sekitar sinar, kehilangan penglihatan perifer, fotofobia(glaukoma akut).
Perubahan kacamata/pengobatan tidak memperbaiki penglihatan.
Tanda :
Papil menyempit dan merah/mata keras dengan kornea berawan.
Peningkatan air mata.
d) Nyeri / Kenyamanan :
Ketidaknyamanan ringan/mata berair (glaukoma kronis)
Nyeri tiba-tiba/berat menetap atau tekanan pada dan sekitar mata, sakit kepala (glaukoma akut).
e) Penyuluhan / Pembelajaran
Riwayat keluarga glaukoma, DM, gangguan sistem vaskuler.
Riwayat stres, alergi, gangguan vasomotor (contoh: peningkatan tekanan vena), ketidakseimbangan endokrin.
Terpajan pada radiasi, steroid/toksisitas fenotiazin.
2). Pemeriksaan Diagnostik
(1) Kartu mata Snellen/mesin Telebinokular (tes ketajaman penglihatan dan sentral penglihatan) : Mungkin terganggu dengan kerusakan kornea, lensa, aquous atau vitreus humor, kesalahan refraksi, atau penyakit syaraf atau penglihatan ke retina atau jalan optik.
(2) Lapang penglihatan : Penurunan mungkin disebabkan CSV, massa tumor pada hipofisis/otak, karotis atau patologis arteri serebral atau glaukoma.
(3) Pengukuran tonografi : Mengkaji intraokuler (TIO) (normal 12-25 mmHg)
(4) Pengukuran gonioskopi :Membantu membedakan sudut terbuka dari sudut tertutup glaukoma.
(5) Tes Provokatif :digunakan dalam menentukan tipe glaukoma jika TIO normal atau hanya meningkat ringan.
(6) Pemeriksaan oftalmoskopi:Mengkaji struktur internal okuler, mencatat atrofi lempeng optik, papiledema, perdarahan retina, dan mikroaneurisma.
(7) Darah lengkap, LED :Menunjukkan anemia sistemik/infeksi.
(8) EKG, kolesterol serum, dan pemeriksaan lipid: Memastikan aterosklerosisi,PAK.
(9) Tes Toleransi Glukosa :menentukan adanya DM.

F. Diagnosa Keperawatan Dan Intervensi
a. Nyeri b/d peningkatan tekanan intra okuler (TIO) yang ditandai dengan mual dan muntah.
Tujuan : Nyeri hilang atau berkurang
Kriteria hasil :
- pasien mendemonstrasikan pengetahuan akan penilaian pengontrolan nyeri
- pasien mengatakan nyeri berkurang/hilang
- ekspresi wajah rileks
Intervensi :
- kaji tipe intensitas dan lokasi nyeri
- kaji tingkatan skala nyeri untuk menentukan dosis analgesik
- anjurkan istirahat ditempat tidur dalam ruangan yang tenang
- atur sikap fowler 300 atau dalam posisi nyaman.
- Hindari mual, muntah karena ini akan meningkatkan TIO
- Alihkan perhatian pada hal-hal yang menyenangkan
- Berikan analgesik sesuai anjuran
b. Gangguan persepsi sensori : penglihatan b.d gangguan penerimaan;gangguan status organ ditandai dengan kehilangan lapang pandang progresif.
Tujuan : Penggunaan penglihatan yang optimal
Kriteria Hasil:
- Pasien akan berpartisipasi dalam program pengobatan
- Pasien akan mempertahankan lapang ketajaman penglihatan tanpa kehilangan lebih lanjut.
Intervensi :
- Pastikan derajat/tipe kehilangan penglihatan
- Dorong mengekspresikan perasaan tentang kehilangan / kemungkinan kehilangan penglihatan
- Tunjukkan pemberian tetes mata, contoh menghitung tetesan, menikuti jadwal, tidak salah dosis
- Lakukan tindakan untuk membantu pasien menanganiketerbatasan penglihatan, contoh, kurangi kekacauan,atur perabot, ingatkan memutar kepala ke subjek yang terlihat; perbaiki sinar suram dan masalah penglihatan malam.
- Kolaborasi obat sesuai dengan indikasi
c. Ansitas b. d faktor fisilogis, perubahan status kesehatan, adanya nyeri, kemungkinan/kenyataan kehilangan penglihatan ditandai dengan ketakutan, ragu-ragu, menyatakan masalah tentang perubahan kejadian hidup.
Tujuan : Cemas hilang atau berkurang
Kriteria Hasil:
- Pasien tampak rileks dan melaporkan ansitas menurun sampai tingkat dapat diatasi.
- Pasien menunjukkan ketrampilan pemecahan masalah
- Pasien menggunakan sumber secara efektif
Intervensi :
- Kaji tingkat ansitas, derajat pengalaman nyeri/timbul nya gejala tiba-tiba dan pengetahuan kondisi saat ini.
- Berikan informasi yang akurat dan jujur. Diskusikan kemungkinan bahwa pengawasan dan pengobatan mencegah kehilangan penglihatan tambahan.
- Dorong pasien untuk mengakui masalah dan mengekspresikan perasaan.
- Identifikasi sumber/orang yang menolong.

d. Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar) tentang kondisi, prognosis, dan pengobatan b.d kurang terpajan/tak mengenal sumber, kurang mengingat, salah interpretasi, ditandai dengan ;pertanyaan, pernyataan salah persepsi, tak akurat mengikuti instruksi, terjadi komplikasi yang dapat dicegah.
Tujuan : Klien mengetahui tentang kondisi,prognosis dan pengobatannya.
Kriteria Hasil:
- pasien menyatakan pemahaman kondisi, prognosis, dan pengobatan.
- Mengidentifikasi hubungan antar gejala/tanda dengan proses penyakit
- Melakukan prosedur dengan benar dan menjelaskan alasan tindakan.
Intervensi :
- Diskusikan perlunya menggunakan identifikasi,
- Tunjukkan tehnik yang benar pemberian tetes mata.
- Izinkan pasien mengulang tindakan.
- Kaji pentingnya mempertahankan jadwal obat, contoh tetes mata. Diskusikan obat yang harus dihindari, contoh midriatik, kelebihan pemakaian steroid topikal.
- Identifikasi efek samping/reaksi merugikan dari pengobatan (penurunan nafsu makan, mual/muntah, kelemahan,
jantung tak teratur dll.
- Dorong pasien membuat perubahan yang perlu untuk pola hidup
- Dorong menghindari aktivitas,seperti mengangkat berat/men dorong, menggunakan baju ketat dan sempit.
- Diskusikan pertimbangan diet, cairan adekuat dan makanan berserat.
- Tekankan pemeriksaan rutin.
- Anjurkan anggota keluarga memeriksa secara teratur tanda glaukoma.


Disadur dari: www.ilmukeperawatan.com


Lirik lagu Garasi - Aggressive Trance



Apakah yang harus kulakukan
Hanya kau yang terlihat di dalam keramaian
Kau lihat mataku di kejauhan
Kau yang menyadarkan diriku dari kegelapan


Aku telah tertarik kepadamu
Dan kini ku tak bisa lagi lari darimu
Pikiranku menuntun ke matamu
Taukah kamu aku ingin kau menginginkanku

Apakah yang kini harus kulakukan
Hanya dirimu yang terlihat di keramaian
Kau lihat mataku di kejauhan
Kau yang menyadarkan diriku dari kegelapan


Aku telah tertarik kepadamu
Tak bisa lagi lari darimu
Aku tau apa yang kau mau
Pikiranku menunutun ke arah matamu


Ku semakin tertarik kepadamu
Tak bisa lagi jauh darimu
Aku tau apa yang kau mau
Saat inilah kau ingin kau menginginkanku